logo

Teropong Senayan

Jumat, 22 September 2017 | Edisi : Indonesia
Komentar

Destinasi Pariwisata Belum Maksimal Dieksplorasi, Ini Kritik Anang

Rabu, 09 Agu 2017 - 09:25:25 WIB
M Anwar , TEROPONGSENAYAN
67IMG-20170809-WA0033.jpg
Sumber foto : Istimewa
Anang Hermansyah dan Ashanty

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Meski berkomitmen untuk menggenjot sektor pariwisata di Indonesia, namun pemerintah dinilai belum serius langkah-langkahnya menangani objek wisata. Pasalnya, tidak sedikit destinasi pariwisata di berbagai daerah belum tereksplorasi maksimal. Pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus berkolaborasi lebih baik lagi menangani sektor pariwisata.

"Sayang pemerintah belum maksimal untuk mengeksplorasi destinasi di pelosok daerah," ujar Anang Hermansyah, Anggota Komisi X DPR RI, Rabu (9/8/2017) di Jakarta.

Anang menambahkan tidak sedikit destinasi pariwisata di berbagai daerah Indonesia memiliki daya pikat yag menarik. "Seperti di pantai Nihiwatu, Nusa Tenggara Timur (NTT) ada hotel terbaik di dunia ada di sana," ujar dia.

Anang belum lama ini melakukan kunjungan kerja ke sejumlah wilayah di Indonesia Timur. Selain di NTT, Anang juga mengunjungi NTB serta Bali. "Kesimpulan yang bisa saya ambil, masih banyak destinasi di daerah-daerah yang belum tereksplorasi dengan maksimal," tambah Anang.

Lalu Anang juga menyinggung persoalan pariwisata di kota kelahirannya Jember Jawa Timur. Menurut dia, destinasi baru di Jember belakangan mengalami perkembangan yang luar biasa. Namun kata Anang, pemerintah daerah masih belum memaksimalkan potensi pariwisata baik yang lama maupun yang baru.

"Jember identik dengan Watu Ulo atau Pantai Papuma. Sayangnya tempat pariwisata tersebut tidak mengalami perkembangan signifikan. Persoalan infraatruktur, konektivitas dengan pelaku UKM juga belum terajut dengan baik. Sedangkan saat ini makin banyak destinasi baru yang juga potensial," tambah Anang.

Oleh karenanya, Anang mendesak pemerintah pusat agar melakukan supervisi terhadap pemerintah daerah yang memiliki potensi destinasi pariwisata agar terjadi akselerasi di sektor pariwisata. "Pemerintah Daerah juga harus melakukan inovasi dan lebih kreatif lagi. Sektor pariwisata jika digarap serius akan memberi dampak ekonomi di daerah," tandas Anang.(dia)