logo

Teropong Senayan

Kamis, 21 September 2017 | Edisi : Indonesia
Komentar

Hadapi Ketegangan Negara Teluk, DPR Tekankan Rekonsiliasi

Minggu, 11 Jun 2017 - 17:11:17 WIB
M Anwar , TEROPONGSENAYAN
1920170611_170052.jpg
Sumber foto : Istimewa
KetuabDlprvr78

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Ketua DPR RI Setya Novanto menghimbau semua pihak dapat menahan diri dan mengedepankan dialog serta rekonsiliasi dalam menyelesikan dinamika politik internasional, terutama terkait pemutusan hubungan diplomatik beberapa negara Teluk seperti Arab Saudi, Bahrain, Mesir, dan Uni Emirat Arab (UEA) terhadap Qatar, menyusul Yaman, Libya, Maladewa, dan Mauritius juga mengambil sikap yang sama.

“Saya mengharapkan semua pihak dapat menahan diri dan mengedepankan dialog serta rekonsiliasi dalam menyelesaikan ketegangan yang terjadi. Sebagai negara dengan mayoritas penduduk muslim, ukhuwah Islamiyah senantiasa harus dikedepankan, terlebih dalam suasana Ramadhan seperti ini. Perdamaian dunia harus tetap kita jaga,” kata Setya Novanto di Gedung Nusatara I DPR RI, Jumat (9/6/2018).

Setya Novanto mengatakan, kita sebagai penduduk muslim terbesar di Dunia serta bagian dari Organisasi Konferensi Islam (OKI) sangat prihatin terhadap perkembangan politik di Timur Tengah yang tidak kondusif. “DPR terus memantau perkembangan yang terjadi di Qatar dan Kawasan Teluk sebagai bagian dari tugas dan fungsi DPR RI dalam mendukung kebijakan politik luar negeri Pemerintah Indonesia melalui jalur Diplomasi Parlemen,”jelasnya.

Menurut Setya Novanto, sesuai prinsip Politik Luar Negeri yang Bebas dan Aktif, Indonesia tetap menghormati kebijakan luar negeri dan tidak mencampuri urusan internal masing-masing negara.

Karena itu, sebagai bagian dari Organisasi Konferensi Islam (OKI), Indonesia siap membantu menyelesaikan ketegangan yang terjadi di kawasan Teluk dan Timur Tengah. “Saya mendorong pemerintah Indonesia turut berperan aktif membuka dialog dengan berbagai negara OKI, dalam rangka ikut serta menjaga perdamaian dunia,”paparnya.

Dia menambahkan, Indonesia tetap memegang komitmen penuh dalam mendukung pemberantasan terorisme. “Terorisme adalah musuh umat manusia. Dibawah pemerintahan Presiden Joko Widodo, Indonesia telah mengajak semua pihak untuk menyatukan langkah dalam memerangi terorisme dan bekontribusi dalam menjaga keamanan serta stabilitas kawasan dan global,”jelasnya.

Setya Novanto mengharapkan, Warga Indonesia yang bermukim di Qatar tetap tenang dan senantiasa berkoordinasi dengan KBRI di Doha. “ Hubungan baik Indonesia dengan Qatar selama ini terjaga dengan baik, berbagai kondisi yang terjadi di Qatar akhir-akhir ini, saya harapkan tidak sampai mengganggu aktifitas warga Indonesia disana,”tandasnya.(dia)