logo

Teropong Senayan

Kamis, 21 September 2017 | Edisi : Indonesia
Aktifitas Komisi
Cabut Banding

DPR: Semoga Langkah Jaksa Agung Bukan Pencitraan

Jumat, 09 Jun 2017 - 13:57:39 WIB
Mandra Pradipta, TEROPONGSENAYAN
83jaksaagung.JPG
Sumber foto : ist
Jaksa Agung HM Prasetyo

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil mengapresiasi langkah Kejaksaan Agung yang mencabut upaya banding vonis dua taun perkara penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Namun, dia berharap langkah tersebut bukan bagian dari pencitraan, setelah masyarakat menduga ada permainan di balik langkah banding itu.

"Semoga apa yang dilakukan Ahok dan kejaksaan bukan untuk pencitraan. Sama seperti Polisi, Jaksa bukan alat penguasa tapi adalah penegak hukum yang berusaha mewujudkan kebenaran, keadilan dan kemanfaatan hukum," kata Nasir saat dihubungi di Jakarta, Jumat (9/6/2017).

Politisi PKS ini membeberkan, dalam rapat kerja komisi III DPR dengan Jaksa Agung beberapa waktu lalu, HM Prasetyo menyampaikan bahwa pihaknya masih mempertimbangkan dan mengkaji apakah akan tetap melanjutkan upaya banding atau tidak. Dalam rapat itu sejumlah anggota komisi hukum mempertanyakan dan menyayangkan jika jaksa tetap banding, sedangkan Ahok justru mencabut.

"Saya kira ini hanya soal waktu. Sebab aneh bin ajaib kalau terpidana Ahok sudah mencabut tapi jaksa tetap mau banding. Dan saya kira, ini sebagai pembelajaran agar ke depan penegakan hukum harus adil, objektif dan bertanggungjawab serta memperhatikan kemanfaatan hukum," pungkasnya. (plt)