logo

Teropong Senayan

Jumat, 22 September 2017 | Edisi : Indonesia
Info DPR

DPR Tuntaskan Revisi UU Anti Terorisme Tahun Ini

Jumat, 26 Mei 2017 - 17:33:49 WIB
Sahlan Ake, TEROPONGSENAYAN
61BobbyAdhityoRizaldi2.jpg
Sumber foto : ist
Anggota Komisi I DPR RI Bobby Adhityo Rizaldi

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -Panitia Khusus (Pansus) Revisi Undang-Undang Nomor 15 Tahun Terorisme DPR berkomitmen menuntaskan pembahasan pada tahun ini.

"Pansus akan menyelesaikan tahun ini, dengan jadwal yang disepakati sekitar Oktober-November," kata anggota Pansus Terorisme, Bobby Adhityo Rizaldy saat dihubungi,di Jakarta,Jumat (26/5/2017).

Bobby menjelaskan belum terselesaikannya RUU Terorisme sampai saat ini karena ada beberapa klausul yang harus disepakati oleh pihak pemerintah dan DPR.

"Mengingat banyak sekali yang perlu disepakati bersama pansus dan pemerintah, seperti penahanan preventif dari tujuh hari menjadi 30 hari. Lalu teknis sinkronisasi dengan KUHP, dan juga muatan-muatan lain seperti kelembagaan BNPT, pelaksanaan program de-radikalisasi, perlindungan korban teror, juga keterlibatan anak dalam aksi terorisme," bebernya.

Politisi Partai Golkar ini meyakini bahwa RUU Terorisme segera selesai. Dengan kejadian bom di Kampung Melayu tak ada alasan lagi untuk tidak menyegerakan penyelesaian pembahasan undang-undang ini.

"Melihat dinamika hari ini, pansus dan pemerintah juga bisa mempercepatnya, nanti akan didiskusikan bersama," tandasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta Undang-Undang Anti Terorisme segera diselesaikan. Jokowi menilai, Undang-Undang itu memudahkan aparat keamanan melakukan pencegahan tindak terorisme.

"Kita ingin pemerintah dan DPR segera menyelesaikan Undang-Undang Anti Terorisme sehingga akan memudahkan aparat penegak hukum memiliki sebuah landasan yang kuat. Dan lebih mampu melakukan upaya pencegahan sebelum kejadian itu terjadi. Ini yang paling penting," kata Jokowi saat meninjau lokasi ledakan bom di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Kamis (25/5/2017) malam.

Presiden mengatakan, ia telah memerintahkan Menko Polhukam Wiranto untuk mengawal agar Undang-Undang itu segera diselesaikan.

"Tadi (saya) sudah memerintahkan untuk Menko Polhukam segera menyelesaikan Undang-Undang Anti terorisme ini agar aparat hukum mempunyai landasan yang kuat untuk bertindak, utamanya dalam mencegah. Saya kira itu," ujar Jokowi. (plt)