logo

Teropong Senayan

Kamis, 21 September 2017 | Edisi : Indonesia
Aktifitas Pimpinan DPR

Pantau Harga Bahan Pokok, Ketua DPR RI Blusukan Ke Pasar Pandansari Kaltim

Senin, 22 Mei 2017 - 23:12:00 WIB
M Anwar , TEROPONGSENAYAN
33HR-2952.jpg
Sumber foto : Istimewa
Ketua DPR RI Setya Novanto saat mengunjungi pasar pasar tradisional Pandansari di Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (22/5/2017)

BALIKPAPAN (TEROPONGSENAYAN)--Ketua DPR RI Setya Novanto mengunjungi pasar tradisional Pandansari di Balikpapan, Kalimantan Timur untuk memantau harga sembako jelang bulan suci Ramadhan. Kegiatan ini dilakukan disela-sela kunjungannya di Balikpapan, Senin (22/5/2017).

Setya Novanto mengajak Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari, Wakil Ketua Banggar DPR Azis Syamsudin, Ketua BURT DPR Roemkono dan Wakil Ketua MPR Mahyudin, sekitar pukul 07.00 waktu Indonesia tengah (WITA) menuju Pasar Pandansari, Balikpapan.

Pasar yang sempat terbakar pada 2016 ini, kondisinya masih belum sepenuhnya pulih karena di lantai 2 tempat terjadinya kebakaran belum direnovasi. Sebagian pedagang memilih berjualan di area parkir. Ada pula yang menggelar dagangan di tepi jalan Pasar Pandansari.

Sesampai di pasar, Setya Novanto langsung menandatangi sejumlah pedagang pasar. Menurut pengakuan para pedagang pasar yang berdialog langsung dengan Ketua DPR RI, sudah ada kenaikan harga sejumlah bahan pokok seperti beras dan telur. Namun, ada juga harga bahan pokok yang turun. Salah satunya bawang.

"Kenaikan harga sembako jelang bulan ramadhan merupakan fenomena berulang tiap tahun. Seharusnya ada antisipasi dari pemerintah terhadap ketersediaan maupun distribusinya," ujar Ketua DPR RI Setya Novanto, di Pasar Pandansari, Balikpapan, Kaltim, Senin (22/05/2017).

Salah satu penyebab kenaikan Kebutuhan bahan poko menurut politisi Partai Golkar tersebut, dikarenakan adanya permintaan yang meningkat dari konsumen, kenaikan biaya distribusi dan psikologi pasar jelang bulan Suci Ramadhan.

Menurut dia, pemantauan juga harus dilakukan secara berkala oleh pemerintah supaya pergerakan harga bisa diantisipasi. "Tinggal bagaimana kita nanti mencegah para spekulan di pasaran supaya harga tidak terlalu melambung tinggi tetapi ditekan pada harga yang bisa terjangkau masyarakat," katanya.

Kenaikan harga berbagai kebutuhan konsumsi masyarakat ini tentu sangat memberatkan masyarakat, terlebih bagi kalangan menengah ke bawah. Oleh karena itu, peran pemerintah sangat penting dalam mengantisipasi dan mengontrol kenaikan harga agar tidak terjadi inflasi yang semakin tinggi.

"Di antaranya dengan menjaga distribusi barang, pasokan, dan sistem kontrol terhadap harga," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Setya Novanto menghimbau pemerintah untuk melakukan langkah-langkah terencana, sistematis dan efisien dalam mengendalikan harga pangan yang kini mulai naik. Selain itu, kebijakan harus mampu menjangkau hingga ke kalangan bawah agar mampu menjaga stabilitas harga di pasaran sepanjang Bulan Ramadhan.

"Koordinasi antar instansi pemerintah yang menangani permasalahan kenaikan harga barang kebutuhan pokok hendaknya dapat berjalan dengan sinergis dan saling mendukung. Selain itu, informasi mengenai permintaan dan penawaran barang kebutuhan pokok harus dilakukan dalam sistem tata niaga yang transparan dan berimbang," pungkasnya.

Bersama Bupati Kertanegara Rita, Setnov demikian sapaan akrabnya memborong sejumlah barang kebutuhan pokok. Selanjutnya, bahan-bahan pokok yang sudah dibeli langsung dibagi-bagikan ke masyarakat pengunjung pasar.(dia)