logo

Teropong Senayan

Jumat, 22 September 2017 | Edisi : Indonesia
Aktifitas Pimpinan DPR

Indonesia-Ukraina Tingkatkan Kerja Sama Pertahanan, Ini Bentuknya

Minggu, 21 Mei 2017 - 15:02:03 WIB
Ferdiansyah , TEROPONGSENAYAN
24IMG_20170521_145442.jpg
Sumber foto : Istimewa
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon saat di Ukraina

UKRAINA (TEROPONGSENAYAN)--Indonesia dan Ukraina bersepakat untuk meningkatkan kerja sama  di bidang pertahanan. Kesepakatan ini terjalin saat Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon melakukan pertemuan dengan Deputi Menteri Pertahanan Ukraina Ivan Rusnak di Ukraina.

“Dari sisi parlemen, kami akan mendorong agar Agreement on Defense Cooperation antara Indonesia-Ukraina yang sudah ditandatangani pada 2016, dapat terealisasi. Seperti kerjasama teknis di bidang pertahanan,” kata Fadli, Kamis malam (18/5/2017)

Dalam kesempatan tersebut, Fadli  menyatakan simpati terhadap situasi yang terjadi di kawasan. Fadli berharap sengketa dapat diselesaikan melalui upaya damai dan diplomasi, baik dalam kerangka bilateral maupun multilateral. “Tindakan militer justru akan membuat ancaman bagi human security dan tentunya mempersulit proses perdamaian yang ingin dicapai,” tegasnya.

Sementara itu, terkait dengan perkembangan isu keamanan di Ukraina, Deputi Menteri Pertahanan Ivan Rusnak, menyampaikan tentang pendudukan di 3 wilayah yaitu Crimea, Luhansk, dan Donetsk yang dinilai mengganggu kedaulatan teritori Ukraina.

Ivan Rusnak menyambut baik hubungan kedua negara yang makin meningkat termasuk kerjasama teknis di bidang militer. Ia juga mendukung peningkatan kerjasama industri pertahanan dengan Indonesia. Menurutnya, teknologi alat-alat pertahanan yang dimiliki Ukraina dapat mendukung kebutuhan alutsista  Indonesia.

Sebagaimana diketahui, Fadli Zon berada di Ukraina dalam rangka  menghadiri Global Open Parliament Conference. Sehari sebelum menghadiri acara tersebut, Fadli Zon berkesempatan melakukan pertemuan dengan Deputi Menteri Pertahanan Ukraina Ivan Rusnak. Fadli didampingi Anggota DPR Amelia Anggraini dan staf KBRI di Ukraina.

Menurut politisi Partai Demokrat ini, pertemuan tersebut  sebagai bagian dari aktifitas diplomasi DPR atas kerja sama teknis pertahanan yang sudah dilakukan Indonesia-Ukraina. Antara lain perawatan engine pesawat Sukhoi, pembelian kendaraan amphibi BMP 3F marinir ,dan 5 unit BTR-4M. Saat ini juga pihak pemerintah melalui instansi terkait sedang menjajaki pembelian pesawat Antonov An-70.(dia)