logo

Teropong Senayan

Kamis, 23 Maret 2017 | Edisi : Indonesia
Kunjungan Kerja

Komisi X Gali Masukan UU Pendidikan, OR dan Ekonomi Kreatif ke Babel

Jumat, 23 Des 2016 - 23:06:00 WIB
M Anwar , TEROPONGSENAYAN
15IMG_20161223_180550.jpg
Sumber foto : Istimewa
Rombongan Kunjungan Kerja Komisi X DPR RI saat tiba di Pangkalpinang, pulau Bangka

PANGKAL PINANG (TEROPONGSENAYAN)--Tim Kunker Komisi X DPR yang dipimpin Wakil Ketua Abdul Fikri Faqih menyebutkan, kunjungan ke Babel kali ini dimaksudkan untuk memperoleh penjelasan secara langsung dari pejabat daerah mengenai implementasi Undang-Undang dan kebijakan yang dilakukan. Selain itu menggali dan menyerap aspirasi antara lain pelaksanaan kebijakan pembangunan bidang pendidikan ristek pemuda dan olahraga, perpustakaan, serta ekonomi kreatif.

Kepada Tim Komisi X, Amrullah Harun membacakan sambutan tertulis Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Babel Yuswandi A Temenggung, di ruang pertemuan Pasirpadi Kantor Gubernur Air Itam, Pangkalpinang, pekan lalu. Dia memaparkan selayang pandang Babel sebagai provinsi dengan nomenklatur kepulauan, serta penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

Menurutnya, Bangka Belitung terus melakukan pembenahan dan perbaikan pada berbagai aspek kehidupan menuju kesejahteraan rakyat, melalui peningkatan pelayanan, pemberdayaan dan peran serta masyarakat. Pemprov juga berupaya meningkatkan kemampuan dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan terhadap perubahan pola pikir, budaya kerja, serta kinerja aparatur yang berbasis kompetensi, meningkatkan kapasitas sarana dan prasarana kerja melalui pemanfaatan teknologi informasi dalam rangka percepatan pelayanan kepada masyarakat.

“Begitu juga dengan koordinasi, menyelaraskan perencanaan pembangunan antar daerah kabupaten/kota dengan provinsi untuk memberikan rekomendasi kepada pemerintah pusat,” kata Amrullah.

Sejumlah capaian diraih Provinsi ini antara lain penetapan Tanjung Kelayang sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) bidang pariwisata, serta keberadaan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yakni Universitas Bangka Belitung (UBB) dan Politeknik Manufaktur (Polman). Padahal, sejumlah provinsi lain seperti Bengkulu, Jambi atau Sulawesi Tengah hanya memiliki satu PTN.

Namun keberadaan PTN baru secara umum memiliki persoalan utama diantaranya sarana-prasarana belum memenuhi standar, ketersediaan jumlah dosen, alih status karyawan. Dirinya berharap tiga hal itu sudah terselesaikan di UBB dan Polman.“ Melalui informasi dan dialog Kunker Komisi X ini bisa menyerap aspirasi sekaligus memberi dampak dan perhatian lebih pemerintah pusat kepada Bangka Belitung,” harapnya.

Menanggapi hal itu, Fikri mengatakan, semua masukan dan aspirasi serta kendala yang diungkapkan akan didorong sesuai fungsi legislasi dan budgeting. Yang terpenting adalah memastikan serapan aspirasi yang akan dibawa dalam rapat kerja dengan Kementerian terkait.

Plt. Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora Jonni Mardizal mengatakan, usulan Pemprov Babel berkaitan dengan kepemudaan dan olahraga akan disampaikan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga. Di akhir acara temu aspirasi Jonni Mardizal melalui Ketua Komisi X menyerahkan 6 paket bantuan dukungan modal bagi wirausaha Muda Pemula (WMP) yang ada di Provinsi Bangka Belitung.(dia/dpr.go.id)