logo

Teropong Senayan

Senin, 23 September 2019 | Edisi : Indonesia

Defisit BPJS Kesehatan Memang Sudah Diperkirakan

Minggu, 08 Sep 2019 - 14:21:00 WIB
Mandra Pradipta, TEROPONGSENAYAN
tscom_news_photo_1567919566.jpeg
Sumber foto : Istimewa

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Ketua Komisi IX DPR RI Dede Yusuf Macan Effendi menyatakan, permasalahan defisit anggaran BPJS yang disusul dengan usulan kenaikan iuran atau premi BPJS yang belakangan mencuat, merupakan satu dari sekian banyak permasalahan dari sistem JKN negeri ini.

Pasalnya, permasalahan itu sudah dapat diperkirakan sejak dimulai adanya penggolongan penyakit (Ina-CBG’s), perhitungan aktuaria, konsep pelayanan yang baik, dan tanggung jawab sosial dari negara.

Sehingga seolah-olah menaikan iuran atau premi menjadi opsi utama, yang tidak harus disertai oleh perbaikan sistem.

"Dalam rangka mencari solusi bersama terhadap permasalahan JKN," kata Dede di Jakarta, Minggu (8/9/2019).

Oleh karena itu, Politisi dari Fraksi Partai Demokrat ini menilai diperlukan pemikiran dan terobosan khusus secara sistemik untuk memikirkan strategi keberlanjutan program JKN, dan peningkatan kualitas pelayanan bagi peserta JKN.

"Demi menjaga keberlangsungan penyelenggaraan sistem jaminan sosial di Indonesia," tuturnya.