logo

Teropong Senayan

Sabtu, 24 Agustus 2019 | Edisi : Indonesia

Temperatur Tinggi, Jemaah Haji Diminta Jaga Kesehatan

Minggu, 28 Jul 2019 - 12:49:00 WIB
Mandra Pradipta, TEROPONGSENAYAN
tscom_news_photo_1564290144.jpg
Sumber foto : Istimewa

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Ermalena menghimbau, kepada para jemaah haji agar selalu menjaga kesehatan dan menjaga pola makan dan aktifitas. 

Karena, ibadah haji merupakan ibadah fisik sehingga tidak bisa maksimal apabila jemaah tidak memiliki kondisi kesehatan prima. 

Terlebih lagi kondisi cuaca di Tanah Suci sangat panas, tentu sangat berbeda dengan cuaca yang ada di Tanah Air, ini perlu menjadi perhatian para jemaah.  

"Sekarang temperataur tinggi sekali, jaga kesehatan, minum walau tidak haus, batasi kegiatan-kegitan di luar maktab, agar tidak langsung kena sinar matahari, yang sekarang katanya bisa mencapai 50 derajat celsius," kata Ermalena di Jakarta, Minggu (28/7/2019).

Dalam upaya menjamin kesehatan para jemaah haji, Komisi IX telah melakukan pengawasan di embarkasi haji. 

"Komisi IX juga sudah melakukan pengawasan di embarkasi haji. Sejak menjadi calon jemaah haji itu juga sudah dilakukan pembinaan. Ada pembatalan karena sakit, tapi itu pun jumlahnya sedikit," ungkap Ermalena. 

Untuk mengefektifkan pembinaan kesehatan kepada para jemaah haji, para tenaga kesehatan yang bertugas juga telah disesuaikan dengan kelompok-kelompok per daerah. 

Pengelompokan jemaah juga dilakukan per sektor, di setiap sektor ada petugas kesehatan, dokter dan perawat yang juga merujuk ke rumah sakit haji yang ada di Saudi.  

"Di Saudi juga dilakukan berdasarkan daerah, jadi Riau mengelompok, Kalimantan mengelompok, Sulawesi mengelompok, ini mempermudahkan, karena bahasnya sama. Kemudian kalau dokter ditugaskan di sana komunikasinya jalan. Tapi kalau tempat dan orang yang bertugas berbeda, ini yang tidak jalan pola komunikasinya," paparnya.

Berkaitan dengan upaya Kementerian Kesehatan yang menyosialisasikan dakwah kesehatan haji juga mendapat apresiasi Komisi IX DPR RI. 

Dakwah kesehatan haji diperlukan guna mendapat pemahaman pentingnya kesehatan dalam ibadah haji. Dakwah kesehatan haji terkait pentingnya jemaah menjaga kesehatan masing-masing. dengan begitu rangkaian ibdah haji bisa dilaksanakan dengan sempurna. 

Ermalena menyarankan kepada para jemaah yang masuk kategori resiko tinggi (risti) perlu memperhatikan saran dan arahan tenaga kesehatan. Jemaah yang dinyakatan sehat dan siap diberangkatkan tetap harus menjaga kesehatan masing-masing selama berada di tanah suci. 

"Hal yang bisa dilakukan adalah mencegah dehidrasi, menghindari tempat tinggi, membatasi aktifitas di luar ruangan, dan memperhatikan makanan dan minuman," tuturnya.