logo

Teropong Senayan

Selasa, 18 Juni 2019 | Edisi : Indonesia

Komisi VI Minta Tiket Kapal Feri Dievaluasi Bertahap

Minggu, 26 Mei 2019 - 10:37:55 WIB
Mandra Pradipta, TEROPONGSENAYAN
tscom_news_photo_1558841875.jpeg
Sumber foto : Istimewa

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Tarif tiket kapal feri yang dikelola oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) yang melayani penyeberangan Pelabuhan Merak di Cilegon, Banten dan Pelabuhan Bakauheni, Lampung, perlu dievaluasi secara bertahap.

Karena terif yang telah diberlakukan sekarang sebesar Rp 15 ribu per orang secara keuntungan tidak terlalu besar. Padahal faktor keselamatan dan keamanan juga harus diperhitungkan.

"Kalau kita lihat tarif tiket sebesar Rp 15 ribu memang secara keuntungan mepet. Apalagi jika tidak ada subsidi bahan bakar, mungkin sudah rugi. Kita juga harus mengukur komponen daya beli masyarakat. Kalau daya beli sudah menunjukkan perbaikan, tentu secra bertahap bisa dinaikkan," kata Anggota Komisi VI DPR Darmadi Durianto di Jakarta, Minggu (26/5/2019).

Menurut Darmadi, tarif tiket harus berbanding lurus dengan pelayanan. Pasalnya jika tarif tiket murah, kerap pelayanannya akan menurunya. Menurutnya yang paling penting jangan membuat masyarakat kecewa. 

"Sejauh masih tidak mengganggu keuangan, perusahaan masih bisa layak dijalankan, namun jangan mengurangi pelayanan pada masyarakat," pesan Darmadi.

Selain itu, politisi PDI-Perjuangan ini, menyatakan ada tanggung jawab sosial pelayanan kepada masyarakat dengan menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR), sehingga diharapkan masyarakat bisa membeli tiket dengan harga yang lebih terjangkau. (Bara)